FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN
TERHADAP
PENYAJIAN MAKANAN BIASA
DI RUMAH SAKIT PURI RAHARJA DENPASAR
ABSTRAK
Kepuasan
merupakan salah satu aspek penilaian terhadap mutu pelayanan kesehatan yang
mempunyai arti penting bagi masyarakat konsumen dalam menentukan prilaku
kesehatan berikutnya. Walaupun penilaian ini belum dapat sepenuhnya
menggambarkan bermutu tidaknya pelayanan dalam bidang kesehatan, tetapi mampu
menunjukkan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Tujuan utama dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap
penyajian makanan biasa di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar. Jenis penelitian
yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian
cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang dirawat inap
di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Puri Raharja, sedangkan sampel adalah
bagian dari populasi dengan kriteria pasien yang baru mendapatkan makanan
biasa, serta tidak mengalami perubahan makanan yang diberikan selama minimal
dua hari berturut – turut, laki – laki maupun perempuan yang berumur 18 – 55
tahun dan mampu berkomunikasi, pasien dalam keadaan sadar, dan bersedia menjadi
subjek penelitian dengan mengisi form informed
concernt. Berdasarkan perhitungan besar sampel maka sampel dalam penelitian
ini berjumlah 54 orang. Tingkat kepuasan pasien terhadap penyajian makanan
biasa di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar mencapai 88,4% yang artinya sudah
berada pada kategori puas, kerena telah berada diatas persentase standar
tingkat kepuasan yaitu ≥ 85%. Berdasarkan analisis SPSS 11.5 diperoleh tujuh
faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap penyajian makanan biasa di
Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar. Ketujuh faktor ini telah dilaksanakan dengan
baik oleh pihak Rumah Sakit Puri Raharja. Pada analisis kuadran kartesius
diperoleh tiga aspek yang memerlukan perbaikan, untuk memperbaiki faktor
tersebut, maka Instalasi Gizi Rumah Sakit Puri Raharja perlu membuat variasi
resep agar aroma makanan menjadi lebih meningkat. Serta melibatkan ahli gizi
untuk mendampingi penyaji dalam menyajikan makanan ke pasien.
Keywords:
tingkat kepuasan, faktor yang mempengaruhi kepuasan
