Kamis, 28 Februari 2013

KARYA TULIS ILMIAH GIZI


FAKTOR  YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN
 TERHADAP PENYAJIAN MAKANAN BIASA
DI RUMAH SAKIT PURI RAHARJA DENPASAR


ABSTRAK



Kepuasan merupakan salah satu aspek penilaian terhadap mutu pelayanan kesehatan yang mempunyai arti penting bagi masyarakat konsumen dalam menentukan prilaku kesehatan berikutnya. Walaupun penilaian ini belum dapat sepenuhnya menggambarkan bermutu tidaknya pelayanan dalam bidang kesehatan, tetapi mampu menunjukkan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap penyajian makanan biasa di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang dirawat inap di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Puri Raharja, sedangkan sampel adalah bagian dari populasi dengan kriteria pasien yang baru mendapatkan makanan biasa, serta tidak mengalami perubahan makanan yang diberikan selama minimal dua hari berturut – turut, laki – laki maupun perempuan yang berumur 18 – 55 tahun dan mampu berkomunikasi, pasien dalam keadaan sadar, dan bersedia menjadi subjek penelitian dengan mengisi form informed concernt. Berdasarkan perhitungan besar sampel maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 orang. Tingkat kepuasan pasien terhadap penyajian makanan biasa di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar mencapai 88,4% yang artinya sudah berada pada kategori puas, kerena telah berada diatas persentase standar tingkat kepuasan yaitu ≥ 85%. Berdasarkan analisis SPSS 11.5 diperoleh tujuh faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap penyajian makanan biasa di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar. Ketujuh faktor ini telah dilaksanakan dengan baik oleh pihak Rumah Sakit Puri Raharja. Pada analisis kuadran kartesius diperoleh tiga aspek yang memerlukan perbaikan, untuk memperbaiki faktor tersebut, maka Instalasi Gizi Rumah Sakit Puri Raharja perlu membuat variasi resep agar aroma makanan menjadi lebih meningkat. Serta melibatkan ahli gizi untuk mendampingi penyaji dalam menyajikan makanan ke pasien.


Keywords: tingkat kepuasan, faktor yang mempengaruhi kepuasan